Tembang macapat cacahe ana ialah keliru satu lagu daerah yg popular dalam budaya Jawa. menurut sastra Jawa, cacahe tembang macapat ada 11 serta masing-masing memiliki tabiat yang berbeda. Tembang macapat ialah puisi tradisional Jawa yang berisikan ihwal termin-tahap kehidupan insan dari masih dalam kandungan hingga tewas dunia.
Adapun identitas berasal puisi tembang macapat artinya memiliki pengajar gatra, pengajar lagu, serta juga pengajar wilayangan. Ketiga ciri itulah yg membentuk tembang macapat tidak selaras dengan tembang Jawa lainnya. lalu, apa saja cacahe tembang macapat? yuk, simak penjelasannya di bawah ini.
Cacahe Tembang Macapat Beserta Wataknya dalam Budaya Jawa
Berikut merupakan cacahe tembang macapat beserta wataknya yg dikutip berasal kitab Bahasa Jawa XB karya Eko Gunawan (2016:6).
1. Maskumambang
Maskumambang adalah ialah mengambang. Maksud dari tembang macapat ini menggambarkan calon bayi yang masih di pada kandungan. watak dari maskumambang ialah nelangsa atau prihatin.
2. Mijil
Mijil menceritakan perihal kelahiran seseorang bayi ke global dan memiliki watak trenyuh.
3. Kinanthi
Kinanthi menceritakan wacana pertumbuhan seseorang anak yang masih membutuhkan bimbingan orangtua. watak berasal kinanthi ialah mesra atau asrih.
4. Sinom
Sino menceritakan ihwal perubahan fisik yang dialami anak di masa pubertas. tabiat dari sinom adalah grapyak atau seneng.
5. Asmarandana
Asmarandana menceritakan ihwal kisah kasmaran insan yg sedang dimabuk cinta. tabiat dari asmarandana merupakan sengsem.
6. Gambuh
Gambuh mendeskripsikan kisah kehidupan rumah tangga serta komitmen. watak dari gambuh adalah lugas.
7. Dhandhanggula
Dhandhanggula mendeskripsikan kehidupan yang sejahtera dan berkecukupan. watak berasal dhandhanggula artinya ngresepake atau luwes.
8. Durma
Durma menggambarkan kehidupan berbagi pada sesama. tabiat asal durma adalah nepsu atau muntap.
9. Pangkur
Pangkur mendeskripsikan kehidupan yang penuh hawa napsu serta angkara marah. tabiat dari pangkur ialah greget atau tegas.
10. Megatruh
Megatruh ialah terpisah nyawa dari jasadnya. tabiat asal megatruh merupakan nglara atau keranta-ranta.
11. Pocung
Pocung artinya jazad yg dibungkus dengan kain kafan serta siap dimakamkan. watak dari pocung artinya gecul.